2 pergi, 7 MENANTI

2 pergi, 7 MENANTI

2 paper telah berlalu (actually, 1 setengah kan? XP)

ya,
aku kini ibarat sang pendamba waktu
‘lajulah masa!’
ujarku
gesaku
menghitung
mengira
dan menolak
baki yang tersisa

aku kini,
ibarat sang pungguk
merindukan datangnya bulan
di malam hari
sedangkan
siang baru menjengah
menyinari.

aku kini,
bagai sang penunggu,
menunggu-nunggu
sang rezeki bergolek dari langit
si hadiah jatuh ke riba
si dia mengucapkan
‘khalas imtihan ya banat!’

aku kini,
masih menunggu dan menanti,
agar semua khayal,
agar semua impian
agar semua mimpi
bertukar
berubah
bak si ‘cinderella’
dibantu ibu pari-pari.

Benarkah hidup ini?
semudah kata mereka
seindah khayalan maya
secantik lukisan warna
bak kata mereka,
‘Happily Ever After?’

kata qudama’
‘Mengapa Hidup Jika Statik?’

Miss Nur Sa
“Akukah yang statik itu?”
na’uzubillah min zaalik!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: